
Secara de jure, Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) di Tanah Papua telah membaktikan diri dalam dunia pendidikan selama lebih dari setengah abad (54 tahun), yang secara resmi disahkan melalui SK Notaris dan SK Kemenkum-HAM RI tertanggal 15 Desember 1968. Namun secara de facto, jejak pengabdian dan kontribusi YAPIS sejatinya telah mengakar lebih panjang, yakni sejak 62 tahun silam, sebagaimana diwariskan melalui catatan sejarah lisan oleh para sesepuh dan perintis yayasan.
Berpusat di Kota Jayapura, berdirinya YAPIS dilatarbelakangi oleh kepedulian yang mendalam terhadap kondisi sosial dan keumatan di Tanah Papua. Yayasan ini diinisiasi oleh sejumlah tokoh inspiratif—salah satunya adalah Bapak Muharom—yang disatukan oleh semangat membangun dan visi luhur untuk mewujudkan “Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin” (rahmat bagi seluruh alam).
YAPIS bergerak dengan berpegang teguh pada khittah (landasan juang) “Amal Ilmiah dan Ilmu Amaliah”. Tujuan utama kami adalah mendidik tunas bangsa dan umat Islam untuk melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter dan Islami.
Saat ini, buah dari dedikasi panjang YAPIS telah tumbuh pesat dan menjangkau wilayah yang sangat luas. Kami terus hadir melayani masyarakat dan telah tersebar di 23 Kabupaten/Kota di seluruh Tanah Papua.
Sebagai pilar pendidikan umat, YAPIS menaungi ekosistem pendidikan yang masif dan komprehensif dengan total 199 satuan pendidikan yang mencakup seluruh jenjang, meliputi: